Bisnis Sumut
BISNIS SUMUT :Informasi Bisnis ,Informasi Lapangan pekerjaan dan Memotivasi masyarakat utk memajukan Sumatera Utara dan Negara tercinta Indonesia e-mail : bisnissumut@gmail.com
Senin, 14 Mei 2012
BEBERAPA SPBU DI MEDAN HARI INI KEHABISAN STOK PREMIUM
PEMADAMAN LISTRIK DI KOTA MEDAN SECARA BERGILIR YANG HAMPIR SEBULAN MEMBUAT KECEWA WARGA KOTA MEDAN
Apalagi saat ini bisnis terasa cukup bersaing dan biaya hidup cukup tinggi , dengan pemadaman listrik ini pasti merugikan rakyat kecil , terutama UKM , para pengusaha kecil yang sangat tergantung pada listrik seperti pengusaha penggelasan , Kursus , Bimbingan Belajar , Bengkel Sepeda Motor , Bengkel Mobil , Pengusaha komputer , pengusaha percetakan , perguruan tinggi , sekolah , dan sebagainya .
Warga Medan saat ini mendambahkan Pejabat PLN yang bisa mengatasi masalah ini , seharusnya pihak PLN sudah mempersiapkan cadangan listrik untuk memenuhi kebutuhan warga kota Medan dan sekitarnya yang setiap tahunnya pasti meningkat , apa lagi perkembangan Industri Medan yang cukup pesat .
Bagaimana mau maju kalau listrik saja belum bisa diatasi ?
Kamis, 05 April 2012
Waisak Fair 2012 Tanggal 1 - 6 Mei 2012 di Cambridge City Square Jl. S. Parman Medan

Jangan Lupa Hadir ya !!!
Festival - Expo - Hiburan bernuansa Waisak
Pemesanan Stand dan Sponsor iklan Hubungi :
PUBV 061 - 76363673
Peter 0878-6769-3636
Diselenggarakan oleh : Persamuhan Umat Buddha Viriyadhika ( PUBV ) Majelis Buddhayana Indonesia
Seketariat : Buddhayana Centre Jl. Bambu II Komplek Graha Niaga Blok A2 Medan
Rabu, 30 November 2011
Antisipasi kemalingan dengan Gembok Alarm Rolinson
Lingkungan Anda Rawan Maling ? Pintu sudah terbuat dari Besi tebal yg harga nya Belasan juta bahkan puluhan juta tapi kemalingan juga ? mengapa begitu ?
Ada beberapa alasan rumah / Ruko / Gudang yg sudah dibuat pintu bagus dan kokoh tapi kemalingan juga antara lain , biasa nya pemilik Rumah mengunakan gembok biasa yg ada dipasaran , dimana kadang sangat mudah untuk dibuka atau di potong oleh pencuri yg ahli kunci , atau dengan pemotong hidrolik yg cangih !!!
Sekarang ada solusi nya ... Gunakan Gembok Rolinson Alarm Anti maling , dimana bila kena getaran 2 kali atau 3 kali langsung bunyi ... suara cukup keras sehingga mengudang perhatian . gembok akan mati sendiri bila sdh bunyi beberapa detik dan mengeluarkan bunyi lagi bila ada getaran 2 x lagi , bahan terbuat dari baja keras yg tidak mudah utk dipotong , Kunci special yg tdk ada dipasaran dan tdk gampang diduplikat , harga sangat terjangkau !!!
GEMBOK ALARM ROLINSON ANTI MALING
Keunggulan :
Terbuat dari baja keras , Mengunakan 6 pcs baterai ( + Bonus : 1 set baterai )
Kunci unik tdk bisa diduplikat ( 3 pcs )
Suara Alarm cukup keras ( Seperti Alarm Mobil ) , getar 2 -3 x sudah bunyi
Bisa jadi gembok biasa atau gembok Alarm Anti Maling
Mudah pengunaannya ,Teknology Jerman
Cocok digunakan utk : Rumah , Ruko , Gudang
Mobil Box , Sekolah , Rumah sakit , dll .
Pesan segera di :
LARISCOM 061 – 4560486 / 75016000 ( Jl. Kalimantan Medan )
Versus Computer 061 – 6616405 / 77594200 ( Jl. Bilal Medan )
Mediatama 061 – 6637000 ( Jl. Bilal Medan )
Graha Keramika 061- 4143332 ( Jl. Aksara Medan )
Sinar Mas 061 - 7367695 ( Jl. Asia Medan )
Lopotech / Diotech 061 - 4538342 / 77824636 ( Jl. Taruma Medan )
Syscom 061 - 77865108 / 69686887 ( Jl. Merak Jingga Medan )
Paten Computer 061 - 4534144 - 4148239 ( Jl. Kota Nopan II Medan )
Exel Computer 0639 -21979 ( Jl. Sudirman Gunung Sitoli )
Toko Gembira 0811628165 ( Jl. Sudirman - Kota Pinang )
MSCOM 0247 - 474727 ( Jl. Meranti Raya - Semarang )
Gembok Alarm Rolinson sudah terbukti mengusir maling
salah satu pelanggan kami yg mengunakannya , yang kebetulan lingkungannya rawan maling setelah memakai gembok Alarm Anti maling ini beberapa hari , hampir kemasukan maling , saat maling mencongkel gembok tersebut Alarm Gembok Bunyi cukup keras sehingga mengudang perhatian masyarakat dan maling dengan mobil nya segera cabut dan lari terbirit - birit .
Yang lain sudah mengunakannya ? bagaimana dengan Anda ?
Harga cukup terjangkau dan murah bila dilihat dari kualitas nya !!!
Selasa, 11 Oktober 2011
Pemulung Pun Bisa Kaya
Lantaran lahir dari keluarga miskin, Sunarno hanya bisa menamatkan SD. Lebih prihatin lagi, sejak kecil ia sudah yatim piatu. Terpaksa ikut orang ke beberapa kota, jadi kacung untuk sekedar bisa hidup. Tapi itu tidak lama dilakoni.
Ketika kembali ke Solo, akhirnya ia memilih profesi pemulung. Kok jadi pemulung? “Saya bosan jadi kacung yang selalu disuruh-suruh orang. Jiwa saya ingin kebebasan,” jawabnya.
Tinggal di daerah kumuh yang berjarak 500 meter dari tempat pembuangan sampah. Pekerjaannya mengais-ngais sampah, mengumpulkan barang bekas.
Plastik dan kardus jadi incarannya. Setiap hari ia bersama teman-teman menanti datangnya truk sampah. Begitu mobil pembawa rejeki tiba, mereka berlarian mendekat, lalu berebut barang-barang bekas – siapa cepat, dia dapat. “Apalagi yang namanya balung (tulang sapi – red). Itu ibarat emas bagi kami. Nilainya tinggi kalau dijual,” jelas ayah dua anak ini.
Ia sendiri pernah merasa amat bahagia sewaktu mendapatkan bonggol kubis (kol). Soalnya “benda berharga” itu didapatnya setelah mengalahkan beberapa saingan. Lewat “kompetisi” yang ketat ia berhasil mendapatkannya. “Hati saya bangga dan puas karena itu suatu prestasi,” katanya tersenyum.
Ada satu hal lagi yang membahagiakan hatinya, yaitu saat menyetel radio tatkala masih hidup di kolong jembatan. “Sayangnya tak terkira, sama bahagiannya dengan orang naik Mercy atau Volvo,” tambah ayah tiga anak ini.
Sinar terang perubahan hidup mulai tampak pada 1994, ketika tetangganya memperkanalkan bisnis MLM. Hampir tiap hari tetangga sebelah bercerita, walau kadang-kadang ia tidak menangkap maksudnya. Maklum cuma lulusan SD.
Jangankan ngerti, untuk hafal nama MLM yang berbahasa Inggris itu saja susah banget. “Seminggu belum hafal,” katanya tertawa. “Tadinya saya nggak mikirin. Tapi lantaran sering dengar dan lihat, lama-lama hafal juga.”
*Kuncinya keyakinan*
Setelah belajar dan ditempa dalam berbagai training dan seminar, dalam hatinya timbul keyakinan. Mulailah ia menjalani bisnis MLM sepenuh hati.
Pagi hari, sesuai profesi, ia cari barang-barang bekas. Siangnya, setelah mandi, pergi memprospek orang.
Di usaha apa saja pasti ada tantangan. Sunarno pun begitu. Dibilang ngeyel atau mimpi, itu masih halus. Soalnya, ada yang mencercanya bagai cicak makan tiang. Namun itu tidak mengecilkan hatinya, sebab sejak kecil ia sudah terbiasa dengan kompetisi dan tantangan. “Itulah yang mendorong saya untuk maju. Orang gagal itu biasanya engga mau menghadapi tantangan. Kalau engga siap mental, yang paling mudah dilakukan adalah berhenti,” kata pria yang gemar bertani ini.
Menurut Sunarno, kunci keberhasilannya hanya satu: keyakinan. Sebab keyakinan itu seakan-akan kenyataan. Ia tumbuh dari penguasaan materi dan belajar dari orang-orang sukses. Bila ingin sukses, bergabunglah dengan orang-orang sukses, minimal ketularan. Motivasinya dalam berusahan sederhana saja: kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa. Pasti bisa!
“Sekarang usaha itu persaingannya ketat, minimal butuh modal besar. Tapi di bisnis MLM yang saya tekuni ini, sing penting niat dan mau. Nggak perlu jadi pemulung dulu kayak saya. Setelah itu, tinggal melakukan. Perlu tindakan. Itulah modal yang paling utama,” tandasnya.
Lucunya, dulu karena tinggal di tempat kumuh, sebagian orang belum mau menerima ajakannya. “Kalau kamu berhasil, baru saya mau ikut,” kata mereka.
Namun setelah berhasil, Sunarno menagih janji. Mereka menjawab, Lha iya, terang saja Pak Narno sekarang sudah berhasil kok.” Jadi lagi-lagi saya yang disalahkan,” katanya sembari tertawa kecil. “Itu soal mental. Semua itu kembali ke pribadi masing-masing.”
Bila teringat kehidupan masa lalu, Sunarno masih diliputi rasa haru. Jadi ketika dapat fasilitas rumah dari MLM, Sunarno sengaja memilih di Mojosongo, daerah yang ia huni dulu agar tidak lupa pada sejarah. Tapi bila dulu orang meremehkannya, sekarang lain, “Kalau lingkungan butuh sesuatu, saya yang lebih dulu dimintai sumbangan,” ujarnya.
*Ingin mengukir sejarah*
Banyak sudah suka duka yang dialami Sunarno selama menjalankan MLM. Yang berkesan adalah rekan-rekan, khususnya dalam jaringannya, selalu merujuk pada latar belakangnya. “Pak Narno yang pemulung saja bisa, kok saya tidak bisa.” Mereka terpacu dengan itu. Juga sewaktu dinobatkan sebagai Manager pertama kali, ia tidak mengira bakal dimintai bicara di depan umum. “Saya sangat terharu. Dengan terbata-bata saya ceritakan perjalanan hidup saya.”
Kehidupan itu, menurut Sunarno, ibarat tiada gelombang yang indah tanpa menerjang karang. Banyak orang mendambakan hidup aman, damai, tenteram, bahagia dan sejahtera. Hidup seperti ini ideal sekali. “Bagi saya hidup itu sederhana saja, minimal kita punya cita-cita, yaitu sukses dalam segala bidang. Tapi untuk itu diperlukan tindakan, rencana, tujuan, komitmen, keyakinan, mengenal diri, dan cinta. Itu semua merupakan mata rantai yang tak terpisahkan.”
Ia mengaku, waktu kecil tidak punya cita-cita lantaran miskin. Semua dijalani saja. Cita-cita itu baru terbentuk setelah ia bergabung dengan MLM.
Sunarno ingin berbakti pada bangsa dan negara. “Ukuran saya bukan penghasilan lagi. Tapi tanggungjawab kepada negara untuk menciptakan suasana yang baik lewat usaha MLM. Misi saya ingin menolong orang yang tidak punya, karena falsasah hidup untuk mengasihi dan melayani telah tertanam dalam diri saya. Falsafah dan misi itu penting dalam segala usaha.”
Selain itu Sunarno ingin umur panjang. Dalam arti bisa mengukir sejarah sehingga tetap dikenang walau kelak sudah tiada. Maka, dalam kamusnya tidak ada kata terlambat untuk belajar. Tiga tahun lalu bersama sang istri, ia mangambil penyesuaian SMP dan SMA. Bahkan kini ia kuliah dobel. Pagi ambil Pertanian di Universitas Pembangunan Solo, malam kuliah di Fakultas Hukum Unisri.
Kok sampai dobel? “Saya tertarik di pertanian karena melihat Indonesia jauh tertinggal di bidang itu. Padalah kondisi alamnya sangat kaya. Orientasi saya adalah membudayakan pola tanam organik, dan hasil dari pertanian ini kita bisa memberikan sumbangan kepada negara. Sementara itu, saya kuliah di hukum supaya tahu mana benar dan mana yang perlu diluruskan,” paparnya.
Sebelum berpisah, ia berpesan kepada rekan-rekan dalam jaringannya agar tidak gampang menyerah, siap dikritik, semangat menyala-nyala, selalu berjuang, rela berkorban, dan berdoa. “Beranilah mengambil keputusan, karena keputusan itulah langkah awal sukses.”
sumber http://waletemas.wordpress.com/2009/05/28/pemulung-pun-bisa-kaya/Kisah Hidup Sukses Nick Vujicic Tanpa Tangan Tanpa Kaki
Agustus 25th, 2011
fanie Terlahir sebagai seorang cacat dengan banyak kekurangan…ternyata tidak menghalangi seorang Nick Vujicic untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Sempat depresi dan ingin bunuh diri diusia 8 tahun….namun kemudian dia sadar bahwa hidup harus dia syukuri…apapun keadaannya. Akhirnya perlahan namun pasti…dia menjadi seorang motivator hebat yang mendunia…dan berhasil memotivasi jutaan orang di seluruh dunia untuk terus meraih mimpi. Lebih lanjut mengenai kisah hidup seorang Nick Vujicic…simak artikel berikut yang saya terjemahkan dari wikipedia :
Nicholas James Vujicic (lahir 4 Desember 1982) adalah seorang pengkhotbah, seorang pembicara motivasi dan Direktur organisasi nirlaba Hidup Tanpa Limbs. Lahir tanpa anggota badan karena gangguan Tetra-amelia langka, Vujicic harus hidup dengan kesulitan dan penderitaan sepanjang masa kecilnya.
Namun, ia berhasil mendapatkan lebih kesulitan ini dan, di tujuh belas, mulai organisasi sendiri nirlaba Life Without Limbs. Setelah sekolah, Vujicic dihadiri universitas dan lulus dengan besar ganda. Dari titik ini, ia mulai perjalanan sebagai seorang pembicara motivasi dan hidupnya menarik lebih banyak liputan media massa. Saat ini, dia secara teratur memberikan pidato tentang topik, seperti cacat, harapan, dan menemukan arti hidup.
Kehidupan awal
Anak pertama lahir dari sebuah keluarga Serbia , Nick Vujicic lahir di Brisbane, Australia dengan gangguan Tetra-amelia langka: tanpa kaki, hilang kedua lengan di tingkat bahu, dan tak berkaki tapi dengan dua kaki kecil, salah satu yang memiliki dua jari kaki. Awalnya, orangtuanya hancur. Vujicic adalah sehat.
Tumbuh
Hidupnya penuh dengan kesulitan dan kesulitan. Salah satunya yang dilarang oleh hukum negara bagian Victoria dari menghadiri sekolah utama karena cacat fisik, meskipun ia tidak mengalami gangguan mental. Selama sekolahnya, undang-undang tersebut berubah, dan Vujicic adalah salah satu siswa cacat pertama yang akan diintegrasikan ke sekolah mainstream
Ia belajar menulis dengan menggunakan dua jari-jari kaki di kaki kirinya,. Dan perangkat khusus yang meluncur ke nya jempol kaki yang dia gunakan untuk pegangan. Dia juga belajar menggunakan komputer dan mengetik menggunakan “tumit dan kaki” metode (seperti diperlihatkan dalam pidatonya), melemparkan bola tenis, main drum pedal, menyisir rambutnya, sikat gigi, menjawab telepon, mencukur dan mendapatkan dirinya segelas air (juga ditunjukkan dalam pidato).
Epiphany
Ditindas di sekolahnya, Vujicic tumbuh sangat tertekan, dan pada usia 8, mulai memikirkan bunuh diri. Pada usia 10, ia mencoba untuk menenggelamkan dirinya dalam 4 inci air, tapi tidak pergi melalui dengan itu dari cinta untuk orang tuanya. Setelah memohon pada Tuhan untuk tumbuh lengan dan kaki, Nick akhirnya mulai menyadari bahwa prestasi adalah inspirasi bagi banyak orang, dan mulai bersyukur kepada Tuhan karena hidup.
Sebuah titik balik penting dalam hidupnya adalah ketika ibunya dia menunjukkan artikel surat kabar tentang seorang pria berhubungan dengan cacat berat. Ini dipimpin dia untuk menyadari bahwa ia bukan satu-satunya dengan perjuangan besar. Seiring berjalannya waktu Nick mulai memeluk situasinya dan mencapai hal-hal yang lebih besar. Dalam tujuh kelas Nick terpilih kapten dari sekolah dan bekerja dengan dewan mahasiswa di sana pada berbagai acara penggalangan dana bagi badan amal lokal dan kampanye cacat. Ketika ia berumur tujuh belas, ia mulai memberikan ceramah di kelompok doa nya, dan akhirnya mulai organisasi non-profit nya, Life Without Limbs.
Pada tahun 2005 Nick dinominasikan untuk “Muda Australia of the Year” Award.
Karir
Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan Akuntansi dan Keuangan Perencanaan. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi, fokus pada topik yang remaja saat ini wajah. Dia juga berbicara di sektor korporasi, meskipun tujuannya adalah untuk menjadi seorang pembicara inspirasional internasional, baik di tempat Kristen dan non-Kristen. Ia secara rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara dengan jemaat-jemaat Kristen, sekolah, dan rapat perusahaan. Dia telah berbicara kepada lebih dari tiga juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).
Vujicic mempromosikan karyanya melalui acara televisi seperti The Oprah Winfrey Show dan juga dengan menulis. Buku pertamanya yang berjudul Hidup Tanpa Batas:. Inspirasi untuk ridiculously Good Life (Random House, 2010)
Nya DVD motivasi, Greater Life Purpose, tersedia di website Life Without Limbs Sebagian dari DVD difilmkan di tahun 2005, menampilkan film dokumenter singkat tentang kehidupan rumah nya, dan bagaimana ia melakukan hal-hal biasa tanpa anggota
badan.. Bagian kedua dari DVD difilmkan di gereja setempat di Brisbane, dan merupakan salah satu dari pidato pertama motivasi profesional. Sebuah DVD bagi kaum muda adalah berjudul: Tidak Arms, No Legs, No Kekhawatiran: Pemuda Version pidato motivasi Nya dapat dilihat pada Website Speaker Biro Premiere.. Vujicic saat ini tinggal di California.
pertama televisi Vujicic Wawancara seluruh dunia, fitur pada 20/20 (ABC) dengan Bob Cummings disiarkan pada tanggal 28 Maret 2008.
Dia muncul dalam film pendek “The Circus Butterfly” yang memenangkan Doorpost Film Project’s tahun 2009, dan penghargaan Film Pendek Terbaik di Method Fest Film Festival, di mana Vujicic juga dianugerahi Aktor Terbaik dalam film pendek. Butterfly Circus juga baru saja memenangkan Film Pendek Terbaik di Feel Good Film Festival di Hollywood pada tahun 2010.
source:http://getmorezones.wordpress.com/2011/04/11/kisah-hidup-sukses-nick-vujicic-tanpa-tangan-tanpa-kaki/
Sumber http://blog.uin-malang.ac.id/mrfanies/2011/08/25/kisah-hidup-sukses-nick-vujicic-tanpa-tangan-tanpa-kaki/





