
Hadir kembali Pameran Komputer Terbesar di Medan
BISNIS SUMUT :Informasi Bisnis ,Informasi Lapangan pekerjaan dan Memotivasi masyarakat utk memajukan Sumatera Utara dan Negara tercinta Indonesia e-mail : bisnissumut@gmail.com

Jagung ditanam setiap musim sehingga selalu tersedia sepanjang tahun. Jika jagung telah ditanam atau diusahakan masyarakat setempat, ini berarti jagung mampu memberi peluang berusaha, dapat dilakukan dan diterima oleh masyarakat setempat sehingga berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta pengembangan industri-industri kecil dan menengah. Jagung berperan penting dalam perekonomian nasional dengan berkembangnya industri pangan yang ditunjang oleh teknologi budi daya dan varietas unggul.
Berdasarkan komposisi kimia dan kandungan nutrisi, jagung mempunyai prospek sebagai pangan dan bahan baku industri. Pemanfaatan jagung sebagai bahan baku industri akan memberi nilai tambah bagi usahatani komoditas tersebut. Penanganan dan pengolahan hasil pertanian memang penting untuk meningkatkan nilai tambah, terutama pada saat produksi melimpah dan harga produk rendah, juga untuk produk yang rusak atau bermutu rendah. Jagung dapat diolah menjadi berbagai produk olahan. Salah satu hasil olahan jagung yang cukup digemari adalah tortilla atau kerupuk jagung. Kecenderungan konsumen yang lebih menyukai produk makanan ringan yang praktis dan siap santap seperti kerupuk jagung ini nampaknya memberikan harapan baru bahwa diversifikasi jagung menjadi kerupuk jagung dapat diterima oleh masyarakat indonesia.
Proses pengolahan produk ini cukup sederhana sehingga berpotensi membuka peluang usaha sebagai industri rumah tangga. Mutu produk olahan yang baik dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pasar. Pengolahan kerupuk jagung dilakukan dengan 3 tahap (pembuatan tepung jagung, pembuatan nasi jagung, dan pembuatan kerupuk jagung).
Berikut disajikan nilai gizi dari kerupuk tortila.
Tabel Nilai gizi kerupuk jagung.
Pembuatan Kerupuk Jagung:
Bahan :
Beras jagung 2 kg, minyak goreng 1 liter, larutan bumbu ( garam halus 10 gr, bawang putih 10 gr, air 100 ml).
Pembuatan tepung jagung:
Pembuatan nasi jagung:
Pembuatan kerupuk jagung:
Umur simpan tortilla yang dikemas dengan plastik polipropilen ketebalan 0,08 mm yang disimpan pada suhu 25 0C adalah sekitar 4 bulan (aroma dan ketengikan sebagai sifat mutu kritis).
(Sumber gambar: http://wb7.itrademarket.com/pdimage/88/s_1409188_jagung.jpg )
http://bisnisukm.com/kerupuk-jagung-membuka-peluang-usaha-industri-rumah-tangga.html
Medan, 14 November 2010
Untuk Pertama kalinya PMVDW (Persaudaraan Muda/I Vihara Dharma Wijaya) mengadakan Talk Show Pelangi Dharma bersama Ven. S. Sharavasti Dhammika tepat pada tanggal 14-11-10 jam 18.00 WIB di Grand Aston City Hall Mahogany Grand Ballroom Jl. Balai Kota No. 1 Medan dengan dengan Jumlah Keseluruhan Peserta yang hadir mencapai 1800 orang.
Bagi sebagian orang, tanggal 14 November 2010 merupakan suatu moment yang penuh berkah. Karena pada hari tersebut juga diadakan Kathina Bersama yang dihadiri seluruh bhikkhu yang ada di Sumatera Utara. Hari yang penuh berkah tersebut juga dimanfaatkan oleh PMV Dharma Wijaya untuk melangsungkan Talk Show Pelangi Dharma bersama Ven. S. Dhammika dengan topik: Melepaskan Beban Pikiran, mengembangkan kedamaian hati.
Didalam Acara Talk Show ini Ven. S. Dhammika memberikan kata kunci untuk mengembangkan kedamaian hati adalah dengan mengembangkan kesabaran kita agar kita dapat melepaskan pikiran kita dan dengan kesabaran pula yang kita dapat membuat hati kita semakin damai. Dan salah satu jawaban dari Ven. S. Dhammika yang menginspirasi seluruh peserta yang hadir adalah mengenai arti HIDUP. Banyak dari kita yang masih bertanya-tanya apakah sebenarnya arti kehidupan. Dan jawaban Ven. S. Dhammika adalah HIDUP INI TIDAK MEMILIKI ARTI, karena kita memiliki kecerdasan maka kita lah yang harus memberi arti terhadap kehidupan yang kita inginkan selama ini.
Ketua Panitia, Sdra. Suyanto berharap dengan dilaksanakannya Acara Talkshow Pelangi Dharma ini dapat memperluas wawasan pengetahuan Buddha Dharma yang sebenarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Medan dan sekitarnya. Acara ini juga dihadiri oleh umat Buddha dari Kota Tanjung balai, Tebingtinggi, Rantau Prapat, Kisaran, Binjai, NamoRambe, Deli Tua, dll. Sdra. Suyanto mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari segala pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Acara ditutup dengan Pemberkahan Pembacaan Paritta Oleh Ven. S. Dhammika dan sebuah Lagu yang mengispirasi kasih seorang ibu dari Andi Chen Sing.
Info Prelease : Suyanto – 0878 6856 7438