Sabtu, 16 Oktober 2010

Telah dibuka kelas Teknisi Komputer

Baru dibuka Kelas Pelatihan Teknisi Komputer Dasar

Bahan yang diajarkan :

1. Pengenalan Komponen Komputer
2. Merakit Komputer
3. Cara menginstalasi Program
4. Cara menginstalasi Drivers
5. Trouble Shorting
6. Cara Browsing dan Cari Drivers
7. Jaringan Lan / Sharing perangkat
8. Cara membersihkan Virus Komputer


Paket Lanjutan Networking Profesional
- Mempelajari Networking secara mendalam
- Memasang Hotspot / Wifi

Buruan belajar teknisi komputer di CEC untuk mempersiapkan diri kita sedini mungkin , utk meraih pekerjaan IT dan Menjadi Pengusaha yg Mandiri .

Pekerjaan TI / IT ( Information Technology / Teknologi Informasi ) merupakan pekerjaan yg sangat dibutuh saat ini . Pendidikan formal saja kurang lengkap jika tidak ditambah dgn ketrampilan !

Informasi Hubungi :
Creative Education Centre ( CEC )
Jl. Sekip Baru No.38 Medan ( Samping PT Capella / ShowRoom Dihatsu )
Telp : 061 - 4528466 - 4579761 - 76568859

Jl. Madong Lubis No. 75 C - D Medan
Telp : 061 - 4529918 - 4143872

Rabu, 13 Oktober 2010

Bhikkhu dari Negara Australia akan Datang dan Memberikan Wejangan di Kota Medan


Setelah awal Bulan September mendatangkan Master Zen dari Taiwan, Persaudaraan Muda/I Vihara Dharma Wijaya (PMVDW) kembali mendatangkan seorang Bhikkhu asli kelahiran Australia yaitu Ven. S. Dhammika.

Ven. S. Dhammika, demikian yang dikenal oleh murid-murid dan teman-temannya, telah menulis lebih dari dua puluh lima buku dan artikel-artikel tentang Buddhisme dan subjek-subjek yang berhubungan. Beliau juga terkenal karena ceramah-ceramahnya dan mewakili Buddhisme Theravada pada Konferensi Millenium Buddhis Eropa di Berlin pada tahun 2000.

Nama Ven. S. Dhammika mencuat sejak ditulisnya buku "Pertanyaan Baik Jawaban baik" pada tahun 1987 dan sampai sekarang diterjemahkan lebih dari 14 Bahasa dalam. Buku ini memberikan jawaban yang jelas, dengan pertimbangan dan cemerlang kepada lebih dari 130 pertanyaan yang seringkali ditanyakan tentang Buddhisme. Serta karya beliau yang tak kalah pentingnya adalah buku “ Tak Kenal Maka Tak Sayang “ yang merupakan salah satu buku Best Seller beliau. Bagi yang hobi membaca tentunya sudah tidak asing dengan sosok yang satu ini.

Kali ini masyarakat Buddhis Medan akan berkesempatan bertemu dengan Ven. S. Dhammika dalam acara Pelangi Dharma yang akan diadakan di Grand Aston pada tanggal 14 November dengan tema “Melepaskan Beban Pikiran, Mengembangkan Kedamaian Hati”

Ketua Persaudaraan Muda/I Vihara Dharma Wijaya (PMVDW) Eddy Tanjaya menyampaikan apresiasi yang besar atas dukungan para donator yang kerap mendukung acara Internasional termasuk PMVDW barusan mengundang guru besar Zen dari Taiwan Guo Yuan Fashi.

Sekilas Tentang Ven. S. Dhammika

Ven. S. Dhammika adalah seorang guru dan Bhikkhu Buddhis yang terkenal dari Australia. Beliau telah berbicara tentang Buddhisme dan lintas agama Asia dalam berbagai acara dan universitas baik di Australia maupun luar Australia.

Ven. S. Dhammika dilahirkan di Australia pada tahun 1951 menjadi seorang Buddhis pada usia delapan belas tahun. Pada tahun 1973 beliau pergi ke Thailand dengan niat untuk menjadi seorang bhikkhu, beliau juga mengunjungi Laos, Burma dan India. Untuk tiga tahun berikutnya beliau mengunjungi seluruh India mempelajari yoga dan meditasi dan akhirnya ditahbiskan menjadi seorang bhikkhu oleh Venerable Matiwella Sangharatna, murid terakhir dari Anagarika Dharmapala. Pada tahun 1976 beliau pergi ke Sri Langka dan Singapore.

Selain filosofi dan meditasi Buddhis Ven. S. Dhammika juga sangat tertarik pada topografi sejarah Buddhisme dan fenomena berziarah dan telah banyak mengunjugi India dan tempat Buddhis lainnya. Ketertarikan beliau lainnya termasuk sejarah, seni dan botani India.

Untuk bertemu dan berbagi inspirasi dengan personal yang begitu fenomenal pembaca sekalian dapat mengikuti acara Pelangi Dharma yang akan disenggarakan pada tanggal Minggu, 14 November 2010 Pukul 18.00 WIB di Grand Aston City Hall, Mahogany Grand Ballroom Jl. Balai Kota No.1 - Medan. Dengan Topik: Melepaskan Beban Pikiran, Mengembangkan Kedamaian Hati. Moderator & Translator: Hendra Lim (“ Mo Mink”) Salah satu Trainer & Motivator Handal. Dijamin anda tidak akan menyesal. Jangan lewatkan kesempatan ini. Segera Miliki Undangannya.

Pengambilan Undangan dapat menghubungi Erwin 061-7702 0695 atau dapat diambil setiap hari Minggu pukul 09.00 – 15.00 WIB di Vihara Dharma Wijaya Jl. Wahidin No. 107 / 265
Info pelaksanaan acara lebih lanjut dapat menghubungi Dedi 0856 5854 9231.

Info Press Release : Ketua Panitia Pelaksana Kok Chen 0878 68567438

Rabu, 29 September 2010

FOMIKOM MENGADAKAN PEMERAN KOMPUTER TERBESAR DI MEDAN

Forum Komunikasi Pengusaha Komputer Medan ( FOMIKOM )
Pada tanggal 29 September s/d 5 Oktober 2010 mengadakan Pameran Fomikomtech Super Sale 4
yang merupakan Pameran Komputer terbesar di Kota Medan

Pameran ini menghadirkan 80 Stand Pengusaha Komputer , yang diadakan di Atrium Plaza Medan Fair . pada Pameran Fomikomtech Super Sale 4 ini , para pengusaha memberikan diskon - diskon menarik dan banjir hadiah berupa 1 unit Sepeda Motor , 1 Unit LCD TV dan Hadiah Menarik lainnya bagi yang membeli saat pameran dan nilai tertentu yang nantinya akan diundi pada akhir acara .

Ayo buruan saksikan dan hadiri acara ini sekaligus melihat perkembangan komputer saat ini.

Pengusaha Komputer Medan Beri Beasiswa kepada 14 Murid SD / SMP Perguruan Singosari Delitua Medan


Para Pengusaha Medan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Komputer Medan ( FOMIKOM ) Pada hari Sabtu , 25 September 2010 sekitar jam 14.30 Wib memberikan sumbangan beasiswa kepada 14 murid SD & SMP Perguruan Singosari yg kurang mampu .

Beasiswa diserahkan langsung oleh beberapa pengurus Fomikom antara lain : Bpk. Liantono( Ketua Fomikom ) , Bpk. Peter ( Wakil ketua Fomikom ) , Bpk. Robby ( Ketua Bid. Sosial & Olah raga ) , Bpk . Tandi Suwito ( Wakil ketua Bid. Sosial & Olah raga ) ,Bpk Dany ( Anggota Fomikom )

Bpk. Hery ( Sekjen ) , Ibu Lim Hoei Mei ( Anggota ) , Bpk.Wen Cong , acara ini juga didukung oleh Lions Club Medan Pionner dan Medan Pionner Diamond dengan memberikan alat - alat sekolah sebanyak 50 Paket yg juga dihadiri oleh Bpk . Soffian Jusuf , Ibu Farida dan pengurus lainnya .

Orang tua murid dan murid yg mendapatkan beasiswa merasa bahagia dan bersyukur atas bantuan beasiswa ini ,dari pihak sekolah Perguruan Singosari yg diwakili Pak Sarjono ( Kepala Sekolah SD ) juga turut mengucapkan terima kasih kepada Pengurus & Anggota Fomikom karena telah menyelamatkan murid - murid yang sdh mau putus sekolah bisa melanjutkan sekolahnya kembali ,

Pak Sarjono juga mengharapkan semoga Fomikom terus berkembang, ini merupakan ke 4 kalinya Fomikom memberikan beasiswa kepada murid - murid yg kurang mampu di perguruan Singosari Delitua Medan

Acara penyerahan beasiswa berjalan dengan lancar .

Ini merupakan contoh telandan pengusaha Komputer di Medan , semoga para pengusaha lainnya di Medan bisa juga memberikan kontribusinya untuk membantu meringankan rakyat Miskin di Indonesia terutama di Sumut Ini ,dalam mendukung pemerintah Indonesia mengurangi angka kemiskinan .

Info : http://www.fomikom.blogspot.com

Rabu, 11 Agustus 2010

LOWONGAN KERJA GURU BAHASA MANDARIN DI MEDAN

CREATIVE EDUCATION CENTRE ( CEC )
yang bergerak dibidang Pendidikan membutuhkan tenaga guru Mandarin .

Syarat :
- Ramah
- Hobby Mengajar
- Menguasai Bahasa Mandarin baik lisan maupun Tulisan .

bagi yg menerima tantangan ini lamaran bisa dikirim langsung ke :

Creative Education Centre ( CEC )
JL. Sekip baru No.38 Medan
TElp 061 - 76568859
( Belakang Golden Trade Centre /dekat Pajak Petisah )

Bagi yg diterima akan diberikan Honor yg Menarik .

Kamis, 22 Juli 2010

Renungan

Curahkanlah segenap hati dan tenaga terhadap keluargamu, seluruh jiwaraga terhadap pekerjaanmu . ( Pepatah Bijak Master Sheng Yen )

Kisah Cheng, Gembel Paling Keren di China


Tiap hari Cheng mengais sampah mencari botol plastik dan puntung rokok. Kini dia fenomena.
Senin, 19 Juli 2010, 15:31 WIBElin Yunita Kristanti

Cheng Guorong, gelandangan tenar dari China (Telegraph)

VIVAnews - Setahun lalu, Cheng Guorong (34) bukan siapa-siapa. Dia hanya gelandangan yang tiap hari menjelajahi jalanan Ningbo, sebuah kota di timur China untuk mencari makanan atau mengais sampah -- mencari botol plastik dan puntung rokok.

Meski 'gembel', Cheng tampil penuh gaya. Dengan rambut kusut, jenggot tipis -- dia sering tampil memakai mantel kulit sintetis dan potongan kain warna terang yang dijalin sebagai ikat pinggang.

Lain hari, Cheng mengenakan kaos hitam, dipadu kalung rantai, ditambah pita di rambutnya -- gaya yang bisa membuat orang menoleh kagum, atau setidaknya tersenyum geli.

Namun, hidup Cheng berubah dramatis setelah seorang fotografer amatir mengunggah foto-fotonya di internet.

Dalam sekejap, tulang pipinya yang menonjol dan pakaian ala 'bohemian' yang dikenakannya menarik hati sekelompok pengguna dunia maya yang memplokamirkan diri sebagai fansnya.

Cheng jadi fenomena. Dia lantas dijuluki 'Gelandangan China Terseksi' atau disebut dengan julukan 'Brother Sharp' -- yang berkaitan dengan penampilannya yang menarik dan pakaian yang keren.

"Sialan, pria ini ganteng. Lihat kerutan di keningnya. Tak ada yang perlu diragukan, pria ini sangat seksi," kata salah satu dari ribuan penggemarnya di laman Tianya -- sebuah forum internet di China.

Cheng kali pertama menginjakkan kaki di Ningbo pada 1996 untuk mencari pekerjaan. Awalnya dia sukses dalam karirnya, dan mempu mengirim uang untuk istri dan dua anak lelakinya.

Prahara dialami Cheng ketika uang simpanannya dirampok, dia dikeluarkan dari pekerjaannya, dan harus hidup di jalanan. Malu karena tak mampu menghidupi anak-anaknya, Cheng tidak menghubungi keluarganya selama bertahun-tahun.

Hilang kontak dengan Cheng, keluarganya sempat mengira dia tewas, sampai mereka melihat fotonya di internet Januari lalu.

Saat akhirnya kembali ke rumah, kabar duka menerpa Cheng, ayah dan istrinya tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas tahun lalu.

Para fans-nya tak menutup mata. Mereka menyumbangkan uang sebesar 100.000 yuan atau sekitar Rp134 juta untuk membantu Cheng.

Tak hanya itu, tawaran tampil di iklan, juga jadi model catwalk di Foshan mengalir.

Bahkan, seorang produser film China, Deng Jianguo mengumumkan akan membuat film yang terinspirasi kisah hidup Cheng. Proses syutingnya akan dimulai September mendatang.

"Ini adalah kisah yang sedih, namun berakhir dengan kebahagiaan, sebuah reuni keluarga," kata salah satu keluarga Cheng, seperti dimuat laman Telegraph.

Aktor populer Hong Kong, Carl Ng direncanakan akan memerankan Cheng, meski dia dianggap 'terlalu tinggi'. Skrenario film ditulis sepupu Cheng. Film ini akan dirilis di bioskop-bioskop Tahun Baru China mendatang.

Bagaimana nasib Cheng? Kini dia kembali tinggal di kampung halamannya, sebuah kota kecil di dekat Nanchang Provinsi Jiangxi -- sebagai selebriti baru. Namun, pengalamannya lima tahun di jalanan membuatnya jadi pemalu dan jarang bicara.

Dalam wawancara pertamanya dengan media asing, sambil merokok, Cheng merasa senang bisa pulang. "Orang-orang bersikap baik."

Sumber http://dunia.vivanews.com/news/read/165512-kisah-cheng--gembel-paling-keren-di-china