BISNIS SUMUT :Informasi Bisnis ,Informasi Lapangan pekerjaan dan Memotivasi masyarakat utk memajukan Sumatera Utara dan Negara tercinta Indonesia e-mail : bisnissumut@gmail.com
Kamis, 24 Desember 2009
SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010
" Selamat Hari Natal ( Bagi yang merayakan ) dan Tahun Baru 2010 "
" Dengan menumbuhkan semangat membangun Indonesia , menambah skill / kemampuan kita untuk kemandirian diri kita dan menumbuhkan kejujuran dari diri kita demi tujuan kebahagiaan orang banyak ,semoga Indonesia akan terus maju !!!
Salam ,
Bisnis Sumut
Jumat, 06 November 2009
Pemadaman Listrik secara bergilir terus berlanjut di Kota Medan
Keadaan ini sangat memprihatinkan terutama dikalangan Industri , Bisnis dan Investasi lokal dan luar Negeri , gimana Investasi mau masuk ke Sumut atau kota Medan ? bila Infrastruktur Listrik tidak memadai , begitu juga Jalan - jalan kecil , yg kurang diperhatikan pemerintah banyak yang rusak akibat tergenang air sewaktu hujan . dan banyak lagi infrastruktur yg kurang memuaskan bagi masyarakat .
Pemadaman listrik banyak terjadi disekitar Jl. Jambi dan sekitarnya , Jalan . Wahidin dan sekitarnya serta hampir diseluruh jalan - jalan kecil lainnya , kecuali lingkungan dekat Pejabat - pejabat penting serta Instansi penting lainnya ini jarang terjadi pemutusan aliran listrik .
mengapa bisa begitu ? kapan PLN bisa mengatasi kekurangan listrik ini ?, padahal ini sudah terjadi sangat lama / beberapa tahun yang lalu .
Bisnis Sumut
Hentikan Biaya Administrasi Tabungan karena Eksploitatif
Hentikan Biaya Administrasi Tabungan karena Eksploitatif |
Medan, (Analisa) Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE-USU) mengharapkan seluruh bank di Sumatera Utara (Sumut) menghentikan praktik potongan biaya administrasi tabungan. Sebab, praktik ini merupakan tindakan eksploitatif terhadap penabung, khususnya penabung kecil. Kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/walikota juga diharapkan mengingatkan perbankan yang ada di daerahnya agar menghentikan praktik ini. Langkah itu merupakan bentuk perlindungan terhadap rakyatnya. Dekan FE-USU, Jhon Tafbu Ritonga, menyampaikan pernyataannya itu kepada wartawan di Medan, Rabu (4/11). Jhon Tafbu didampingi Pembantu Dekan (Pudek) II, Fahmi Nasution Pudek III, Ami Dilham; dan Ketua Departemen Ekonomi Pembangunan, Wahyu A Pratomo. Perbankan nasional harus menghentikan praktik eksploitasi terhadap penabung kecil ini. Praktik ini hanya menguntungkan penabung besar tegasnya. Dijelaskannya, prinsip perbankan adalah intermediasi, yakni untuk menyimpan uang dan memberi pinjaman. Salah satu sumber keuntungan bank ialah selisih dari pengelolaan kredit. Praktik Aneh Karena itu, sangat aneh kalau perbankan mempraktikkan pemotongan biaya administrasi terhadap penabung. Bagaimana mungkin, mereka (perbankan) diberi kepercayaan, malah minta dibayar? Uang milik orang itupun kemudian bisa dikelolanya sebagai modal. Praktik ini tidak berdasar sama sekali ungkapnya geram dan miris. Bagi penabung kecil, praktik eksploitatif ini sangat merugikan. Dengan jumlah tabungan yang minim, uang mereka tidak bertambah. Bahkan, jumlahnya menurun dan satu ketika bisa habis sama sekali. Perbankan langsung memotong biaya administrasi dari jumlah tabungan, baru kemudian menerapkan bunga yang relatif kecil per tahunnya. Kalau jumlah tabungannya tidak ditambah, maka satu saat uang milik penabung akan habis urainya tentang praktik pemotongan biaya administrasi tabungan ini. Tak cuma itu, sebenarnya nilai nyata (riil) uang penabung juga makin kecil karena antara lain adanya depresiasi mata uang tambahnya. Sejauh yang diketahuinya, hanya perbankan di Indonesia pula yang menerapkan praktik ini. Perbankan Malaysia, ungkapnya mencontohkan, tidak melakukan praktik ini. Kalau kita punya tabungan 10 Ringgit di perbankan Malaysia, maka uang itu tidak akan pernah hilang sampai kapanpun katanya membandingkan. Sayangnya, menurut Jhon Tafbu yang dikenal sebagai pengamat ekonomi ini, pemerintah seperti tidak menyadari adanya praktik eksploitatif oleh perbankan terhadap penabungnya itu. Keluarkan fatwa Karena itu, sudah seharusnya pemerintah menghentikan praktik eksploitatif ini tegasnya. Dekan FE-USU ini juga mengimbau Dewan Syariah Nasional agar mengeluarkan fatwa haram terhadap praktik ini. Karena, praktik ini bernuansa ribawi terhadap umat Islam. Dulu, ada fatwa haram terhadap bunga bank. Sekarang hendaknya Dewan Syariah Nasional juga mengeluarkan fatwa haram terhadap praktik potongan biaya administrasi ini pintanya. Pemerintah daerah, dalam hal ini gubernur dan bupati/walikota juga bisa meminta perbankan menghentikan praktik itu di daerahnya masing-masing. Pejabat Bank Indonesia (BI) juga harus mengeluarkan peraturan agar praktik ini dihentikan oleh seluruh perbankan nasional. Langkah yang dilakukan pemerintah, termasuk pemerintah daerah, dan Dewan Syariah Nasional ini semata-mata untuk melindungi rakyat kecil. Perbankan jangan lagi menunda-nunda menghentikan praktik ini selain secepatnya. Kita sudah meminta mereka untuk menabung. Tapi pada kenyataannya justru diperlakukan seperti itu. Ini sungguh menyinggung keadilan ekonomi bagi rakyat kecil kritiknya pedas. Mereka harus ingat, selama ini mereka hidup dari uang rakyat kecil, misalnya dana bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) saat krisis ekonomi dulu. Mayoritas penabung di Indonesia juga penabung kecil demikian Jhon Tafbu. (gas) |
Sumber : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=33894:hentikan-biaya-administrasi-tabungan-karena-eksploitatif&catid=466:05-november-2009&Itemid=222
" Benar juga ya , dulu sewaktu ada Tabungan Nasional ( TABANAS ) datang di sekolah - sekolah kurang lebih 30 tahun yg lalu , kalau kita nabung beberapa ribu saja , setahun atau 2 tahun kemudian uang kita akan bertambah banyak ( berlipat - lipat ) , tapi kalau sekarang menabung Rp.50.000,- atau Rp.100.000,- dan dibiarkan selama 1 tahun atau 2 tahun mungkin akan habis , karena biaya Administrasi yang cukup tinggi dan Bunga Bank yang rendah gimana ini? mungkin pemerintah musti memperhatikan Nasib para penabung kecil ya ?
Kamis, 15 Oktober 2009
UKM DI MEDAN IKUTI PAMERAN UKM DI PLAZA MEDAN FAIR
UKM DI MEDAN IKUTI PAMERAN UKM DI PLAZA MEDAN FAIR
undefined
Pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang digelar Dinas Koperasi Sumatera Utara banyak diikuti oleh UKM di Medan. Salah satunya adalah roemah coklat. UKM yang memproduksi aneka penganan yang terbuat dari coklat.
Untuk lebih memperkenalkan produknya ke masyarakat, Roemah Chocolate yang memproduksi aneka jenis coklat ambil bagian dalam ajang pameran produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM), yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Sumut di Atrium Plaza Medan Fair.
Indah Harahap selaku pemilik Roemah Chocolate mengaku, ia tertarik membuka stan pada pameran itu karena ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan pasar. Ia juga mengaku selalu aktif mengikuti berbagai ajang pameran produk UKM yang diselenggarakan berbagai instansi hingga ke luar daerah.
Saat dijumpai di stannya, Indah yang masih tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Sumatera Utara (USU) ini mengaku belum lama ini ia juga telah mengikuti pameran di Nanggroe Aceh Darussalam. “Kemarin waktu ikut pameran di Aceh bersama Dinas Koperasi dan UKM, produk kita banyak yang laku. Bahkan seluruh stok yang dibawa habis terjual. Penjualan kita waktu itu rata-rata Rp 1 juta perhari selama pameran,” katanya, Rabu (14/10).
Pada pameran di Atrium Plaza Medan Fair kali ini, Indah juga optimis bisa memasarkan produk coklatnya secara maksimal. “Buktinya, pada pameran hari pertama ini (Selasa–red), baru saja buka selama dua jam omset penjualan kita sudah mencapai Rp 500.000. Dan bila pengunjung terus ramai seperti ini, saya yakin omset penjualan di Medan bisa lebih tinggi dari pameran di Aceh,” ujarnya.
Indah bercerita, bisnis Roemah Chocolate ini ia rintis sejak 3 tahun silam. Modal awalnya pun sangatlah minim, yakni hanya Rp 50.000. “Awalnya saya memproduksi permen coklat di rumah. Produk yang sudah jadi kemudian saya pasarkan kepada teman-teman di kampus seharga Rp 1.000 per potong. Alhamdulillah, dagangan saya selalu habis sehingga modal saya terus bertambah. Bisnis ini saya lakukan karena memang saya juga penggemar coklat,” katanya.
Seiring dengan waktu dan kegigihannya dalam berusaha, usaha yang digeluti Indah ini pun terus berkembang. Ia juga telah membuka workshop-nya yang berada di Jalan Karya Wisata Ujung, Kompleks Taman Tenera Indah, Blok C No 18 Medan. Berbagai kegiatan dan arena pameran produk UKM aktif diikutinya. Produksi coklatnya pun kian beragam. Permen coklat tetap menjadi produk andalannya, namun kini cita rasanya makin beragam, mulai dari coklat isi blubbery yang manis-manis asam, rasa strobery, rasa kacang, mint dan rasa biscuit dengan bentuk yang unik dan menarik. Selain itu, ia juga memproduksi cake coklat, buah segar yang dibalut coklat dan lainnya dengan aneka rasa pula.
http://www.pemkomedan.go.id/news_detail.php?id=4053
WALIKOTA MEDAN BUKA ACARA GEBYAR WISATA KOTA MEDAN 2007 DI DANAU SIOMBAK
| Selasa, 0000-00-00 00:00:00Wib WALIKOTA MEDAN BUKA ACARA GEBYAR WISATA KOTA MEDAN 2007 DI DANAU SIOMBAK “Mudah-mudahan pada akhir 2008 lokasi Danau Siombak akan lebih baik lagi. Dengan kerjasama dengan pengusaha dari Malaysia, insya Allah Danau Siombak menjadi tujuan wisata yang ada di Kota Medan,” ujar Walikota Medan pada acara gebyar wisata Kota Medan 2007, Minggu (25/02) di Danau Siombak. Dijelaskannya, Kota Medan tidak punya sumber daya alam, seperti, gas, minyak bumi dan lainnya, tetapi punya potensi untuk dibuat sumber daya buatan dengan dikembangkan dalam rangka memberikan masukan pendapatan, dengan letak geografisnya yang strategis dapat dikunjungi oleh negara tetanga, ini menjadi potensi yang sangat baik. Walikota menjelaskan, wisata Danau Siombak adalah salah satu sumber daya buatan yang ada di Kota Medan, keberadaan objek wisata ini sudah lama ada tapi belum banyak masyarakat mengenalnya. Objek wisata Danau Siombak yang luasnya 34 hektare ini nantinya akan menjadi tujuan objek wisata yang diminati. Menurutnya, Kota Medan cukup potensial untuk dikembangkan, selain sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara juga sebagai kota terbesar nomor tiga di Indonesia, Kota Medan sebagai pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat yang letaknya sangat strategis. Untuk itulah, lanjut Walikota Medan, gebyar wisata Kota Medan 2007 ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota dalam mendongkrak minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Untuk itu kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar terus menggalakkan kegiatan pariwisata tidak saja tradisional, tapi juga nasional maupun internasional. Gebyar wisata ini, diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba dayung tradisional, lomba perahu hias, lomba memancing, lomba laying-layang tingkat internasional yang diikuti peserta dari Malaysia, Brunai dan daerah lainnya. Juga diselenggarakan lomba melukis untuk tingkat SD. Gebyar wisata ini berlangsung selama dua hari dimulai 24 sampai 25 Pebruari, dihadiri investor dari Malaysia Dato’ Zainal Haji Ismail, unsur Muspida Kota Medan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Dra Hj Nanan Abdillah dan para undangan. Lomba Memancing Ditunda Sayangnya, lomba memancing yang seyogianya diselenggarakan dalam even ini, terpaksa ditunda karena sebagian ikan tampak mati di danau. Tidak diketahui dengan jelas kenapa sejumlah ikan yang terdiri dari ikan mas ini mati mengapung. Tak ayal, sejumlah peserta yang sudah bersiap-siap akan mengikuti lomba memancing, pun enggan mengikuti lomba ini. Informasi diperoleh, panitia berencana menunda lomba memancing tersebut hingga awal Maret mendatang. Ketika disinggung tentang ketidaksiapan panitia, Walikota Medan Drs H Abdillah Ak MBA mengharapkan masyarakat agar maklum. “Untuk ke depannya, hal ini tidak akan terulang lagi,” ujarnya menjawab wartawan usai menyampaikan kata sambutan dalam gebyar wisata tersebut. http://www.pemkomedan.go.id/news_detail.php?id=829 |
Menangkan hadiah total senilai Rp 1 Milyar ( kompetisi untuk mahasiswa se Indonesia by Axioo )
Menangkan hadiah total senilai Rp 1 Milyar
Apa sih Axioo Intel Marketing Award???
Axioo Intel Marketing Award 2009 adalah kompetisi strategi marketing untuk mahasiswa yang di adakan secara berkala di kota-kota besar se-indonesia.
Tema :
Rangkaian kompetisi dan kegiatan untuk mencari calon marketer handal dengan ide dan strategi marketing yang paling "out of the box" untuk mahasiswa Indonesia yang diselenggarakan oleh Axioo Indonesia dan Intel.
Mengapa Axioo & Intel ????
Notebook Axioo NEON powered by Intel® core™ 2 Duo, memberikan performa multitasking yang tinggi dan kamu bebas beraktivitas di mana saja dan kapan saja, bersama inovasi teknologi terdepan dengan gaya desain yang pastinya bikin kamu tampil gaya dan jadi trendsetter!
untuk lebih detailnya silakan kunjungi http://www.axioooutofthebox.com
Thanks,
Lea Merry
Rabu, 16 September 2009
BISNIS SUMUT Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin
Semoga Semuanya berbahagia .....
Salam ,
Team Blog Bisnis Sumut